Amanah Waqof Tanah 2 Hektar Untuk Pesantren Tahfidz Dari Tokoh Kukar

99 Pembaca

Amanah Waqof Tanah 2 Hektar Untuk Pesantren Tahfidz Dari Tokoh Kukar

Nurulfalah.Org – Keberadaan metode tilawati dalam membumikan Al-Qur’an dengan cara yang mudah dan menyenangkan semakin mencuri perhatian tokoh masyarakat sekitarnya untuk mendukung dan memberikan apresiatif , salah satunya memberikan wakof tanah seluas 2 hektar untuk pesantren tahfidz , Senen 4/10/19

Ustadz Imam Wahyudi, TEC Tilawati Kutai Kartanegara menyampaikan” Bismillah..,, Hasil Komunkasi kami malam ini dengan kepala UPT Dinas Pendidikan Tenggarong Seberang bahwa tanah tersebut akan di waqofkan dan sebagian hibbah ke TEC dan MUF untuk Pembangunan Pesantren dengan spesialis program Tahfidz Quran” ujarnya

Wakof tanah ini berasal dari salah satu perusahan besar di Tenggarong seberang , yang luasnya sekitar dua hektar dan ada potensi untuk pengembangan tanah

“Insyaallah Hari Selasa Survai Lokasi kemudian akan dilanjutkan ke Ikrar Waqof setelah itu dilanjutkan pada peletakan batu pertama. Ya Allah semoga niat untuk diwaqofkan untuk lembaga ummat ini diberikan kemudahan”. Lanjut Ustadz Imam

KH. Umar Jaeni , direktur eksekutif pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya Menyampaikan ” Alhamdulillah kami segenap kelurga besar pesantren Al Quran Nurul Falah sangat bahagia mendengar berita yang sangat menyenangkan semoga ini menjadi bukti kebesaran pertolongan Allah terhadap hamba-hambaNya yang dengan istiqomah menolong Agama Allah”. Tutur nya

Ucapan syukur dan terimakasihpun diucapkan ustadz Imam Wahyudi yang baru saja dikukuhkan sebagai pemuda pelopor tahun 2019 dengan membawa Tilawati sebagai dakwahnya membumikan Al-Quran di Kutai Kartanegara

“Terimakasih Kyai Umar atas doa, bimbingan dan teladan panjenengan serta para kiyai di Pesantren Al Quran Nurul Falah telah memberikan keberkahan untuk perjuagan kami dan tentu semua para pengembang Tilawati di Nusantara dengan semangat bersama Inovasi Da’wah tiada Henti, sehingga tidak ada alasan bagi kami untuk instirahat dalam perjuangan mulya ini”. Pungkas Ustadz Imam Wahyudi (Nf)

Leave a Comment