Enter your keyword

post

Jangan Didik Anak Dengan Smartphone

Jangan Didik Anak Dengan Smartphone

Oleh : Tri Eko Sulistiowati

Perkembangan digitalisasi sudah tak terbendung lagi, lengkap dengan segala aplikasi yang menggiurkan dan melupakan banyak hal dan parahnya saat ini smartphone menjadi barang pengganti tugas utama orang tua dalam mendidik anaknya.

Fenomena yang berkembang di masyarakat milenial bagaimana orang tua menggunakan smartphone sebagai alat untuk mendidik putra-putrinya, melihat anaknya menangis langsung diberi smartphone , rewel diberi smartphone dan sedikit-sedikit diberi smartphone maka jangan heran kalau lama-lama anak sudah tak butuh ayah dan ibu nya lagi. Mereke hanya butuh smartphone dan kouta.

Sadarilah !!!
Mari kita stop mulai dari sekarang!!
Jangan mau diperbudak anak.
Biarkan anak menangis .
Asal bukan orang tua yang menangis.

Ajarkan anak minta dengan baik-baik.
Dengan kalimat “tolong dan terimakasih”.
Karena jika waktu kecil sudah berani meminta dengan memaksa maka jangan kaget ketika sudah besar ia akan meminta yang lebih besar dan merepotkanmu wahai orang tua.

Kalau anak Nangis jangan sekalipun dihibur dengan smartphone dengan cara melihatkan video ataupun permainan tertentu atau hanya sekedar megang-megang saja.

Sekalipun vidio kajian!
sekalipun vidio ceramah!
Jika murotal lebih baik lewat audio speaker,
Jika ia menangis sebaiknya gendong dia dan perlihatkan langit atau pohon.

Jangan biarkan anak kita, para penerus Agama allah sibuk dengan internet yang semakin mudah mengakses konten pornografi, semakin mudah menyerap opini bebas tentang liberalisme dan atheisme.

Kalau ada yang bilang smartphone tidak selalu
berisi konten negatif memang benar tak semua, sebab tak semua dapat mengakses internet dan aplikasi tertentu.

Ingat ,,,,anak adalah gelas yang kosong!!
Jika kita tidak mengisinya penuh
Maka orang lain dan lingkungan sekitar nya yang akan melakukannya!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.