Enter your keyword

post

Larangan Menghina atau Menghujat Seorang Pemimpin

Larangan Menghina atau Menghujat Seorang Pemimpin

Larangan Menghina atau Menghujat Seorang Pemimpin 

بسم الله الرحمن الرحيم

Sahabatku yang Tercinta…!!!
Rahimakumullah……,,

“Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Haditsnya, sebagai berikut:

مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ. رواه الترمذي وقال: حديث حسن

“Barangsiapa yang menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya.”
(HR al-Tirmidzi [2224], dan berkata: “Hadits hasan”)

Hadits ini memberikan pesan:

(1). Larangan menghina atau menghujat seorang pemimpin dan anjuran menasehati dan bersabar atasnya.

(2). Maksud pemimpin dalam hadits tersebut, adalah setiap orang yang memiliki kekuasaan dan tanggungjawab terhadap kaum Muslimin seperti khalifah, presiden, amir, gubernur, bupati dan seterusnya.

(3). Allah akan menghinakan orang yang menghina pemimpin di dunia, karena telah berusaha menghina seseorang yang diberi kemuliaan oleh Allah.

(4). Allah akan menghina orang yang menghina seorang pemimpin di akhirat kelak karena telah durhaka kepada Allah.
(Al-Imam Ibnu ‘Illan al-Shiddiqi, Dalil al-Falihin li-Thuruq Riyadh al-Shalihin, 3/124)

Abu Usman Az-Zahid mengatakan :

“Nasihatilah para penguasa, perbanyakanlah doa untuk mereka agar mereka melakukan kebaikan dan kebenaran dalam beramal dan menjalankan hukum.

Sesungguhnya jika mereka baik, maka akan baiklah rakyat.

Hati-hatilah kamu !

Jangan sampai kamu mendoakan keburukan atau melaknat mereka, karena yang demikian hanya akan menambah kerusakan keadaan orang-orang Islam.

Tetapi mintakanlah ampunan kepada Allah untuk penguasa (pemerintah dan pemimpin), semoga mereka meninggalkan perbuatan yang tidak baik, kemudian dihilangkanlah musibah dari kaum Muslimin”.
(Al-Jami’i Li Syu’abil Iman. 13/99. Al-Baihaqi)

Dengan demikian, Islam mengajarkan untuk tetap bersikap santun dan taat terhadap pemimpin. 
Karena seorang pemimpin itu merupakan representasi dari rakyat atau masyarakat yang memilihnya.

Jika masyarakatnya baik, maka kemungkinan besar pemimpinnya juga baik begitu juga sebaliknya.

Oleh karena itu, islam melarang untuk menghujat dan menghina pemimpin, meski Ia pemimpin yang dzalim karena hal tersebut bisa mengindikasikan dirinya yang juga dzalim.

Yang perlu dilakukan ketika mendapati pemimpin zalim adalah menasehati dan bersabar atasnya dengan cara terus mendo’aknnya supaya menjadi baik.

“Semoga Allah SWT memberikan Pemimpin yang Amanah di Negeri kita tercinta ini”.

Amiin yaa robbal alamiin
Wallahu A’lam Bisshowab.

Leave a Reply

Your email address will not be published.