Enter your keyword

post

Matematika Memberikan bekal berpikir kritis, analitis dan logis

Matematika Memberikan bekal berpikir kritis, analitis dan logis

Nurufalah.org – Enam puluh enam dari lembaga perwakilan Jawa Timur dan Jawa Barat diantaranya SD Raudlatul Jannah, SDIT Al Muzzammil, SD Al Mizan, MI Miftahul Huda, Al Amien, Raden Patah dan lainnya mengikuti webinar berlatih menyusun soal AKM Matematika dengan pemateri Endah Yuliani, S.Si (Litbang LPI Al Hikmah Surabaya), Sabtu 27/3/2021

KH. Dr. Umar Jaeni, M.Pd.I , direktur eksekutif pesantren Alqur’an Nurul Falah Surabaya berkenan membuka webinar dan memberikan pencerahan kepada peserta dengan penuh semangat.

“Terima kasih ustadzah indah Yuliani yang telah menyempatkan waktunya untuk bersama-sama membagi ilmunya kepada kita semuanya agar sekolah kita kualitasnya semakin merata” sapa kyai Umar

Cita-cita didirikannya islamic center Nurul falah atau lembaga konsultan pendidikan setelah mengamati, melihat dan kemudian mempertimbangkan sekolah kita ini ternyata kualitasnya sangat beragam ada yang bagus di kota-kota besar tetapi juga ada lembaga-lembaga pendidikan yang belum dan bahkan kualitasnya di bawah

Bermula dari pemikiran agar kualitas pendidikan kita ini merata baik di Surabaya, di Jawa timur dan bahkan di seluruh Indonesia itulah kemudian dengan latar belakang itu IEC hadir memberikan sedikit solusi agar pendidikan kita itu merata maka kita dirikan yang namanya islamic education center dengan asumsi bahwa kami punya banyak jaringan lembaga-lembaga pendidikan baik tingkat lokal ataupun nasional maka alangkah baiknya jika lembaga-lembaga yang punya reputasi yang bagus itu ada yang mentransfer kebaikannya kepada lembaga-lembaga yang lain

Webinar IEC Menyusun Soal AKM Matematika

Cita-cita itu ternyata bisa terwujud, kami bisa menghimpun kawan-kawan yang memiliki kelebihan di bidang a b c agar kelebihan-kelebihan itu kita transfer kan, kita informasikan kepada lembaga-lembaga pendidikan kita yang lain sehingga satu sisi ada punya kelebihan satu sisi ada kekurangan.

Masing-masing bisa bersilaturahim melakukan kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh IEC akan rilis dari tahun ketahun ternyata peminatnya bertambah untuk mengikuti program ini , Kyai Umar menambahkan ” saya menghimbau kepada asisten direktur yang membidangi ini terus tidak ada hentinya bagaimana meratakan melakukan perbaikan kualitas pendidikan”ujarnya

Mencermati perkembangan yang terus selalu berubah bahkan perubahannya itu sangat fundamental dan kadang-kadang mengejutkan di berbagai lini kehidupan ekonomi dibidang sosial di bidang keagamaan termasuk juga di bidang pendidikan mau tidak mau kita memasuki era perubahan-perubahan yang sangat fundamental dan sangat drastis.

Maka saatnya guru-guru melakukan perubahan-perubahan bagaimana agar pembelajaran semakin baik, semakin berkualitas dan semakin bisa diserap oleh anak-anak kita dalam situasi kondisi seperti yang sekarang ini.

Tugas guru sekarang ini adalah bagaimana menjadi fasilitator yang baik terhadap anak-anak kita karena informasi sedemikian rupa banyaknya bagaimana seorang guru bisa menjadi fasilitator menyediakan yang sudah ada itu kemudian menjadi suatu pengetahuan bagi anak-anak kita nah ini penting harus dikuasai oleh para guru-guru di era modern seperti sekarang ini hanya belajar atau menduplikasi dari cara-cara guru-guru kita dulu mengajar.

Mungkin kemarin kita mengajar seperti yang guru-guru kita dulu mengajar jadi guru kita mengajar seperti ini maka kita publikasi kita mengajarkan kepada anak-anak kita seperti yang diajarkan oleh guru-guru kita dulu itu kemarin mungkin masih cukup tapi era sekarang ini tidak cukup sekedar menduplikasi apa yang dilakukan oleh guru-guru kita

Masa sekarang kita harus banyak inovasi-inovasi karena sekali lagi anak-anak kita sudah sedemikian rupa bisa mengakses pengalamannya, dan pembelajaran matematika ini adalah menghantarkan anak-anak kita, memberikan bekal kepada anak-anak kita untuk menjadi orang-orang yang berpikir berfikir logis berfikir kreatif dengan banyak berlatih dibekali dengan ilmu matematika.

Tugas para guru-guru bagaimana bisa mewujudkan anak-anak Indonesia yang berpikir yang saya sebutkan tadi ini peran guru sangat penting ditengah-tengah situasi global situasi informasi yang sangat tak terbendung berbagai macam, maka tepat sekali hari ini kalau kita mengadakan kegiatan bagaimana menyusun asesmen kompetensi anak-anak dalam kaitannya dengan pembelajaran matematika.

“Tidak semuanya anak-anak punya kemampuan dan punya kesenangan untuk belajar matematika tetapi dengan cara-cara pembelajaran yang baik dan menarik insyaallah anak-anak kita akan tertarik dengan belajar matematika sebab matematika bisa memberikan bekal agar kelak anak-anak kita bisa berpikir kritis, analitis,logis”. Pungkas Kyai Umar (NF)

Leave a Reply

Your email address will not be published.