Enter your keyword

post

Mengapa Harus Berzakat di Lembaga Amil Zakat?

Mengapa Harus Berzakat di Lembaga Amil Zakat?

Oleh: Ustaz Achmad Fatkhurrozi

Seringkali kita semua mendapatkan pertanyaan yang sama, yakni mengapa harus berzakat di lembaga zakat? Padahal, saya bisa langsung menyalurkan, guys.

Eiits, sebentar ya, guys. Saya jelaskan singkat tentang zakat dulu agar semakin enak dan dalam untuk memahami semuanya.

Zakat merupakan ibadah yang luar biasa karena ikut urutan ke-3 dalam rukun Islam. Ibadah zakat ini mempunyai begitu banyak manfaat untuk bisa kita amalkan. Karena zakat itu sebagai alat penghapus kemiskinan, pengobat hati, pembersih harta dan jiwa, serta bisa menyadarkan orang kaya akan tanggung jawab sosialnya.

Demikian pentingnya perintah membayarkan zakat bagi umat Islam sehingga Al-Quran menuliskan dalam 24 ayat yang menyejajarkan zakat dengan perintah shalat. Di antara ayat tersebut adalah Surat Al-Baqarah dan surat Al-Ma’idah yang artinya:

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang rukuk” (QS Al-Baqarah [2]: 43).

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan” (QS Al-Baqarah [2]: 110).

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah)” (QS Al-Ma’idah [5]: 55)

MasyaAllah betapa pentingnya zakat bagi kita semua untuk melaksanakannya. Memang berat mengeluarkan zakat. Namun, kalau Anda sudah berani memulai dan bisa istiqamah, maka dilipatgandakan hart aitu dan pertolongan Allah akan datang bertubi-tubi membawa solusi dan keberkahan.

Nah, menjawab pertanyaan mengapa harus ke lembaga amil zakat? Berikut ini penjelasannya.

  1. Mudah dan menyenangkan
    Sistem kelembagaan lebih mudah dan menyenangkan serta terjamin aman dan tepat sasaran dalam pelokasian dana zakatmu dibandingkan disalurkan sendiri.
  2. Penyaluran lebih merata
    Kalau Anda menyalurkan zakat secara mandiri dan langsung menuju mustahiq, dikhawatirkan penyalurannya tidak merata. Bisa jadi, dalam satu keluarga yang Anda beri sudah mendapat dari yang lain dan sebaliknya yang benar-benar membutuhkan tidak Anda kasih.
  3. Meneruskan sejarah Islam
    Pengelolaan zakat secara sistem lembaga lebih baik. Nah, ini menjadi alternatif yang lebih dekat dengan pengelolaan zakat di masa pemerintahan Islam. Sebab, jika dilihat dari sejarahnya, zakat dikelola langsung oleh lembaga yang bernama baitul maal.
  4. Tidak perlu repot mencari mustahik
    Lembaga amil zakat pastinya memiliki data masyarakat yang membutuhkan bantuanmu berupa zakat. Terkadang untuk memperoleh data mustahik tidaklah mudah karena harus survei dan memilih memilah yang prioritas.
  5. Hati lebih terjaga
    Manusia mempunyai rasa yang unik dan luar biasa dalam pengungkapan sesuatu yang dilakukan, apalagi berhubungan dengan beri memberi. Nah, inilah yang harus bisa terjaga dalam diri ini agar menjadi ibadah yang diterima Allah SWT tanpa ada gandulan hati yang riya’. Dan di lembaga amil zakat akan berbagi keberkahan:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka” (QS At-Taubah: 103).

Yuk bersihkan harta kita dengan zakat.
Tenangkan hati kita bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Falah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.