Cahaya Qurban; Daging untuk Guru Ngaji Al-Qur’an

20 July 2022 Eko Prasetyo 83 DIBACA Lasiz Nurul Falah

Eko Prasetyo


Sebagian di antara kita disunahkan untuk berkurban di saat Idul Adha. Idul Adha 1443 H menjadi momentum bagi kaum muslim untuk belajar ikhlas dan berbagi kepada masyarakat secara luas.


Pada hari Minggu hingga Selasa atau 10-12 Juli 2022, LAZIS Nurul Falah melaksanakan program Cahaya Qurban untuk guru ngaji Al-Qur’an di pelosok desa. Program Cahaya Qurban ini diharapkan dapat membantu guru ngaji yang kurang mampu atau membutuhkan.


“Makanlah sebagian dari daging kurban dan berikanlah kepada orang fakir yang tidak meminta-minta dan orang fakir yang meminta-minta” (QS Al Hajj: 36). Ayat ini sejalan dengan perintah Allah SWT untuk memberikan daging kurban kepada orang yang membutuhkan. 


Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), pemilihan hewan kurban tersebut sudah berdasarkan rekomendasi pemerintah setempat dengan penjaminan kesehatan. Relawan LAZIS Nurul Falah sudah melihat langsung bagaimana kondisi hewan kurban secara sehat dari sebelum, saat, dan setelah kurban selesai.


Persebaran hewan kurban LAZIS Nurul Falah dilakukan di Magetan, Gresik, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo, Bekasi, Bali, Malang, Tuban, Blitar, dan Madiun.


Juwita, donatur yang berkurban di LAZIS Nurul Falah, mengucapkan terima kasih kepada LAZIS Nurul Falah atas bantuan penyaluran daging kurban. ”Terima kasih telah membantu saya dalam menyalurkan hewan kurban tahun ini kepada yang membutuhkan dan tepat sasaran,” ucapnya.


“Saya memiliki dana yang minimal sehingga sangat bersyukur dibantu LAZIS Nurul Falah untuk tahun ini dapat berkurban maksimal,” imbuhnya.


Rasa syukur juga disampaikan oleh para penerima daging kurban kepada para donatur yang telah berkurban tahun ini. Mereka berdoa semoga kebaikan tersebut menjadi keberkahan dan diridai oleh Allah SWT.


Ihsan, salah seorang relawan LAZIS Nurul Falah, turut membantu penyaluran hewan kurban di Madiun. Dia mengatakan senang bisa menjadi bagian dalam penyaluran hewan kurban di sana.


”Ada pengalaman dan pelajaran baru yang bisa saya ambil dengan membantu dari mulai proses penyembelihan hingga penyaluran. Ada beberapa orang yang memang satu kali dalam setahun makan daging dari kurban,” terangnya.


Dengan kurban tahun ini, semoga hal ini menjadikan kita lebih baik lagi dibandingkan tahun sebelumnya. Terutama dalam belajar memberi dan mengikhlaskan. Semoga Allah SWT meridai segala kebaikan yang kita perbuat. *(lazisnf/eko)*

Related News