Enter your keyword

Buku Tilawati dan Roh Penyusunannya

 

  1. DASAR PEMIKIRAN

Salah satu masalah penting yang dihadapi guru Al Qur’an adalah mengatasi ketidaktertiban santri selama proses belajar mengajar dan mengatasi ketidaklancaran mengaji. Ujung persoalan tersebut berakibat pada mutu bacaan santri yang semakin merosot dan waktu belajarnya semakin lama. Tilawati merupakan buku Metode Belajar Mengajar Baca Al Qur’an dengan pendekatan ”KLASIKAL-BACA SIMAK SECARA SEIMBANG” yang diharapkan dapat mengurangi dan mengatasi persoalan tersebut. Buku ini disusun oleh praktisi dan motor penggerak Taman Pendidikan Al Qur’an Indonesia. Buku ini diterapkan kepada anak TK, SD,serta siswa SMP, SMA, mahasiswa, dan orang tua.

Disadari bahwa keberhasilan sebuah pembelajaran tidak berdiri sendiri, tetapi juga sangat terkait dengan faktor lain seperti media pengajaran, guru/ustadz, dan manajemen. Atas dasar ini, Pesantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya sebagai penerbit buku tilawati mengembangkan metode pembelajaran Al Qur’an dengan memadukan tiga konsep keberhasilan tersebut.Buku panduan ini merupakan bagian yang sangat penting untuk menuju keberhasilan yang dimaksud.

  1. PENGERTIAN TILAWATI

Adalah sebuah buku belajar membaca Al Qur’an yang kemudian disebut metode tilawati yang terdiri atas enam jilid. Secara khas, buku ini menggunakan pendekatan klasikal dan baca simak secara seimbang.

Untuk kepentingan memperoleh manfaat besar dalam mendongkrak akselerasi pemasyarakatan Al Qur’an tersebut, para pengguna perlu dan harus memahami beberapa prinsip.

Nama tilawati (Indonesia: bacaanku) adalah merupakan roh doa para penyusun agar kiranya Allah mentakdir Al Qur’an menjadi bacaan nomor pertama dan utama bagi umat Islam.

  1. PRINSIP PEMBELAJARAN TILAWATI
  2. Disampaikan dengan praktis.
  3. Menggunakan lagu rost.
  4. Menggunakan pendekatan klasikal dengan peraga.
  5. Menggunakan pendekatan baca simak secara seimbang dengan buku.
  6. JAMINAN MUTU
  7. Santri mampu membaca Al Qur’an dengan tartil.
  8. Santri mampu membenarkan bacaan Al Qur’an yang salah.
  9. Ketuntasan belajar (mastery learning).
  10. Tuntas secara individu 70 persen

Ketuntasan santri dalam penguasaan materi ditandai dengan mendapatkan nilai minimal 70, dalam arti santri telah menguasai minimal 70 persen dari materi pembelajaran. Penilaian diambil berdasar kemampuan masing-masing santri.

  1. Tuntas secara kelompok 80 persen

     Ketuntasan hasil belajar dalam satu kelompok belajar adalah 80 persen dari total santri yang memenuhi nilai minimal atau ketuntasan minimal. Jika hasil munaqosyah dalam satu kelompok belajar mencapai 80 persen, pembelajaran dapat dikatakan berhasil.

 

 

 

  1. PENYUSUN TILAWATI

Disusun oleh empat aktivis guru Al Qur’an dan motor penggerak gerakan TK-TP Al Qur’an Jawa Timur mulai tahun 1990:

  1. KH Masrur Masyhud, S.Ag.Ia lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 10 Desember 1953.Pendidikan formalnya dijalani di MI 1967 di Jombang, PGA empat tahun di Mojokerto 1972, Unsuri 1977 di Mojokerto, penyetaraan D-3 IAIN Sunan Ampel Surabaya 1999, SP Undar Jombang. Sementara pendidikan nonformalnya dijalani dipondok pesantren di Jombang tahun 1962-1967 dan pondok pesantren di Kabupaten Mojokerto pada 1968-1974.Ia seorang MUSADDID dan penggerak TK-TP Al Qur’an Jatim di zona timur, tim sepuh/tua LPTQ Jawa Timur Bondowoso, pendiri dan direktur pertama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an Bondowoso, sebagai guru Al Qur’an di sekolah Islam favorit di Kabupaten Bondowoso, ketua Takmir Masjid Agung Bondowoso. Ia berhasil menjadikan lembaga pendidikan Islam sebagai jantung pendidikan di Kota Bondowoso dan mengangkat citra pendidikan Islam marketable dan kompetitif karena terintegrasi dengan Al Qur’an.
  2. KH Thohir Al Aly, M.Ag.Ia lahir di Mojokerto pada 11 November 1948. Pendidikan formalnya adalah Madrasah Ibtidaiyah Al Muhsinun Kauman Mojokerto tahun 1963, Muallimin di Mojokerto 1966, SP IAIN Bangkalan 1968, IAIN Sunan Ampel 1971 (sarjana muda), STIT PAI Raden Wijaya Mojokerto (S-1), dan Unisma Malang (S-2) tahun 2003.Ia seorang MUJAHID dan MUJADDID, penggerak dan pengajar Al Qur’an di sekolah formal dan nonformal di Jatim zona utara dan barat. Ia juga merupakan tim Dewan Hakim dan Pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Pemprov Jawa Timur, pembina dan pelatih guru Al Qur’an, pengurus beberapa organisasi keislaman yang membidangi Al Qur’an, termasuk pendiri dan direktur pertama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an Kabupaten/ Kota Mojokerto.
  3. Drs. KH Hasan Sadzili. Ia lahir di Gresik pada 12 Agustus 1957. Pendidikan formalnya: MI Matholiul Falah Nambi Gresik tahun 1971, MTs dan Madrasah Aliyah Assa’adah Qomaruddin Gresik 1974 dan 1981, IAIN Sunan Ampel Surabaya 1987. Sementara pendidikan nonformalnya dijalani di Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik 1971-1981.Ia seorang MUADDIB yang istiqamah, aktivis guru Al Qur’an, pendiri dan direktur pertama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an Jawa Timur.Ia sosok trainer Pencerahan Hati (PH) yang mampu memberi teladan bagi para kadernya, pelopor manajemen lembaga pendidikan Al Qur’an, tokoh remaja masjid dan pendiri Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jatim. Ia seorang MUADDIB yang juga tim penggerak SDM LPTQ Provinsi Jawa Timur, instruktur nasional bagi guru Al Qur’an lintas metode, pendiri Pesantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya, sebuah pesantren yang kompeten dan fokus terhadap Al Qur’an melalui pembinaan guru Al Qur’an di Jawa Timur yang kemudian menyebar di Indonesia.
  4. Drs. H. Ali Muaffa. Ia lahir di Jombang, 7 Juli 1965. Pendidikan formalnya MI, MTs dan SMPI, MAN di Jombang, dan IAIN Surabaya. Sementara pendidikan nonformalnya: Pondok Pesantren Al Awwabin tahun 1972-1981, Pondok Al Qur’an dan Tahfidzul Quran Babussalam di Kalibening, Mojoagung, Jombang,tahun 1981-1984, dan Pondok Yanabi’ul Ulum Wal Hikam Sidoresmo Surabaya 1984-1992. Seorang MUWAHHID aktivis guru Al Qur’an, tim penggagas dan pendiri pembinaan baca tulis Al Qur’an bagi orang tua (manula), tim dewan hakim LPTQ Jawa Timur, bersama Drs. KHHasan Sadzili sebagai guru Al Qur’an terdepan, penggerak dan enam tahun menjabat direktur Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Qur’an (LPPTKA) Jawa Timur, seorang MUWAHHID yang juga penggerak dan pengurus Remaja Masjid Jawa Timur, bersama Drs. KH. Hasan Sadzili sebagai perintis dan pengembang Pesantren Al Qur’an Nurul Falah Surabaya yang menfasilitasi berkembangnya pendidikan Al Qur’an di Jatim, penyusun KITABATY metode belajar menulis Al Qur’an di Jawa Timur, dan tim penatar nasional guru Al Qur’an lintas metode yang sangat gigih. Semoga Allah SWT meridai dan memberkahi serta menjadikan karyanya sebagai amal jariyah bersama.

Empat penyusun tersebut memiliki kesamaan visi dalam hidupnya, yaitu memperjuangkan agar umat Islam menjadikan Al Qur’an sebagai “Bacaan Utama dan Rujukan dalam Hidupnya” dan pastinya Allah SWT akan memberkahi kehidupannya baik secara pribadi, umat, maupun bangsa.

 

  1. BEBERAPA PESAN PENTING PENYUSUN
  2. Tekadkan niat utama menggunakan tilawati sebagai alat perjuangan yang menjadi wasilah memperoleh rida dan kasih sayang Allah SWT.
  3. Jadilah guru Al Qur’an yang istiqamah.Sebab, orang yang paling baik di sisi Allah adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkanya (ciri khas orang istiqamah: teguh pendirian kebenarannya, tidak gampang menyerah, suka curhat kepada Yang Maha Mendengar, tawakal tingkat tinggi, yakin akan jaminan Allah).
  4. Menjaga kemurnian dan keihlasan hati semata mencari rida Allah melalui Al Qur’an karena pemerhati Al Qur’an di negeri ini tidaklah banyak.
  5. Jagalah citra diri sebagai pengembang TILAWATI karena ia adalah sebagai salah satu simbol kejayaan Islam karena mendakwahkan kalam Ilahi.
  6. Jagalah ukhuwah Islamiyah dengan mengedepankan tujuan dakwah. Sebab, modal yang paling mahal didalam dakwah adalah UKHUWAH.
  7. Penuhilah syarat-syarat menjadi guru Al Qur’an, baik kompetensi maupun komitmen, sebagaimana telah ditulis didalam tilawati setiap jilid.

Selamat menunaikan perjuangan dakwah dengan menggunakan tilawati. Semoga Allah SWT memudahkan dan memberkahi langkah dakwah kita semu

 

  1. MACAM DIKLAT / PELATIHAN

Untuk mengenalkan dan mengembangkan serta menjaga standart mutu Tilawati ada beberapa lingkup prosedur kegiatan meluputi :

  1. Sosialisasi Tilawati
  2. Diklat Standarisasi, Diklat lanjutan
  3. Diklat standarsisasi dasar (Level1)
  4. Diklat standarisasi lanjutan (Level 2)
  5. Diklat PGQB (Profesi Guru Al Quran Berkelanjutan)
  • Diklat ke-Alquranan
  1. Diklat Tahsin 1, 2, 3
  2. Diklat Tilawah 1, 2, 3
  3. Diklat Tahfidz
  4. Diklat Terjemah

 

  • Diklat keguruan (pedagogig)
  1. Diklat Trampil
  2. Training of Trainer (ToT) Tilawati
  3. Training of Trainer (ToT) Tahfidz & terjemah Tilawati
  4. Training of Trainer (ToT) Muanqisy
  5. Training of Trainer (ToT) Supervisor
  6. Layanan Munaqosah

 

  1. MEDIA PEMBELAJARAN TILAWATI

Media pembelajaran tilawati dan penunjangnya saat ini telah memiliki beberapa produk yakni sbb :

  • Tilawati jilid 1-6
  • Tilawati Bendel
  • Tilawati Remaja
  • Kitabati 1-4
  • Peraga Tilawati 1-6
  • Tilawati Paud
  • Peraga Tilawati PAUD
  • Kartu PAUD
  • Kitabati PAUD
  • Tajwid
  • Kurikulum
  • Raport Tilawati
  • Raport Quran
  • Buku Prestasi Santri Tilawati
  • Buku Prestasi Santri Quran
  • Makhroj & Sifat Huruf
  • Strategi / Metodelogi Tilawati
  • Panduan Teknik Munaqosyah
  • Materi Hafalan
  • Pendidikan Akidah Islam (Akidah Akhlak)
  • Waqof Ibtida’ (Juz 1 – Juz 30)
  • Paket Waqof Ibtida’ 30 Juz + Tas
  • Tas Waqof Ibtida’
  • Peraga Tilawati Exklusif
  • MP3 Tilawati (berisi suara bacaan bk Jild 1 s/d 5)
  • MP3 Bimbingan Tilawah
  • VCD Lagu Rost Materi Hafalan
  • VCD Lagu Rost Juz 1 & 30 (2 CD)
  • DVD Strategi Pembelajaran Tilawati
  • DVD Tilawati PAUD
  • DVD Lagu Nahawan Vol 1, 2 ( 2 CD)
  • Terjemah Lafdziyah Juz 1 jld 1 – 6 (6 jilid), Juz 30 19 & 30
  • AL MA’SURAT
  • Tilawati mobile (KEY Android)
  • VCD Aplikasi Metode Tilawati
  • Al Quran Waqof Ibtida’ 30 Juz
  • Tahfid juz 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,28,29 dan 30
  • Buku Pintar 1 & 2
  • Panduan 7 lagu
  • Speaker aktif Tilawati & doa harian
  • Memori card Tilawati & doa harian

 

  1. CABANG & RPQ TILAWATI SAAT INI

Untuk info lebih lanjut berkaitan dengan diklat/pelatihan dan buku Tilawati serta penunjangnya, th 2021 ini sudah ada di 60 Cabang dan 18 RPQ (Rintisan Pengembang Al Quran) di Indonesia dengan menghubungi 088234297021. Adapun Cabang & RPQ sebagaiberikut  :

 

 

JAWA TIMUR

  1. Banyuwangi
  2. Blitar
  3. Bojonegoro
  4. Bondowoso
  5. Gresik Kota
  6. Gresik Utara
  7. Jember
  8. Jombang
  9. kota Kediri
  10. Lumajang
  11. Madiun
  12. Malang Raya
  13. Mojoagung
  14. Mojokerto
  15. Nganjuk
  16. Ngawi
  17. Pacitan
  18. Pamekasan
  19. Pare
  20. Pasuruan
  21. Ponorogo
  22. Probolinggo
  23. Sampang
  24. Sidoarjo
  25. Surabaya
  26. Surabaya
  27. Trenggalek
  28. Tuban
  29. Tulungagung

 

JAWA TENGAH& DIY

  1. Blora
  2. DI Yogyakarta
  3. Pati
  4. Rembang
  5. Wonogiri
  6. Wonosobo

 

DKI, JABAR, BANTEN

  1. Cilegon
  2. Tangerang Selatan
  3. Serang
  4. Bogor
  5. Bekasi
  6. DKI Jakarta

 

KALIMANTAN

  1. Pontianak
  2. Banjarbaru
  3. Tarakan
  4. Bulungan
  5. Kota waringin Barat
  6. Seruyan
  7. Palangkaraya
  8. Samarinda
  9. Balikpapan
  10. Kutai Kartanegara
  11. Sangatta

 

SULAWESI

  1. Gowa
  2. Sidrap
  3. Poso

 

 

SUMATERA

  1. Batam
  2. Pekanbaru
  3. Lahat

 

BALI, NTB

  1. Sumbawa
  2. Denpasar

 

RPQ JATIM

  1. Sumenep
  2. Lamongan

RPQ JATENG

  1. Sragen
  2. Semarang
  3. Purwokerto
  4. Klaten

RPQ JABAR

  1. Depok
  2. Cirebon

RPQ KALIMANTAN

  1. Sampit
  2. Lamandau
  3. Bontang

RPQ KALIMANTAN

  1. Bengkulu
  2. Pohuwato

RPQ SULAWESI

  1. Makassar
  2. Manado
  3. Pohuwato

RPQ NTB

  1. Lombok Timur
  2. Mataram

RPQ SUMATERA

  1. Tebo
  2. Bengkulu

 

 

 

 

Ada yang bisa kami bantu ?